Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Daerah. Tampilkan semua postingan
9 Des 2014
24 Nov 2014
12 Agu 2014
Download Juklak dan Juknis PeWeDa Kaltim 2014.
Salam Pramuka !
Juklak dan Juknis PeWeda Kaltim 2014. Silahkan didownload di sini :
Semoga bermanfaat :)
6 Jul 2014
Giat Ramadhan 1435 H Kwartir Cabang Kota Samarinda
SALAM PRAMUKA !
Gerakan Pramuka sebagai satu bentuk pendidikan luar sekolah dan satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia merupakan wadah pembinaan generasi muda agar menjadi manusia yang cakap, terampil, berbudi perkerti luhur serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Berbagai kegiatan telah diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan tersebut, tak terkecuali saat bulan ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan sudah selayaknya kita sebagai umat Islam untuk mengisi bulan ini dengan berbagai aktivitas bermanfaat. Oleh karena itu, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Samarinda bermaksud menyelenggarakan Giat Ramadhan 1435 H dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang menumbuh kembangkan kreatifitas, talenta, dan rasa solidaritas anggota Pramuka Kota Samarinda serta rasa kepedulian mereka terhadap sesama dalam bentuk kegiatan yang berbasiskan dimensi moralitas religius.
Dengan Giat Ramadhan 1435 H ini diharapkan dapat memberikan warna dan corak yang khas bagi kehidupan religius di kalangan anggota Pramuka demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang bermartabat, bermental tangguh, berjiwa besar, dan bertanggung jawab. Guna memperlancar segala usaha dan persiapan pelaksanaan kegiatan, maka diperlukan Petujuk Pelaksanaan Giat Ramadhan 1435 H Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Samarinda ini.
Download Petunjuk Pelaksanaan Giat Ramadhan 1435 H
Contact Person :
Raka : 085393959695
Yusan : 085246310244
Sumber : DKC Samarinda
9 Jun 2014
8 Jun 2014
6 Jun 2014
PERKEMAHAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN FKIP UNIVERSITAS SURYAKANCANA CIANJUR.
Atas inisiatif Dekan FKIP Universitas Suryakancana Cianjur, telah diselenggarakan Program Pendidikan Kepramukaan bagi mahasiswa FKIP Unsur dalam bentuk perkuliahan selama 3 bulan ( 12 kali pertemuan @ 2 jam pelajaran ). Materi, Pelatihan dan Pelatih/Narasumber difasilitasi oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur cq. Pusat Pendidikan dan Latihan ( Pusdiklat ) Cabang Cianjur.
Para Mahasiswa diberikan bekal pengetahuan dasar kepramukaan, teknik membina, operasional dan manajemen gugus depan serta teknik kepramukaan untuk pramuka golongan penggalang dan penegak. Perkemahan yang akan dilaksanakan selama 3 hari ini (6-8 Juni), bertempat di Bumi Perkemahan Mini sekretariat Kwarcab Cianjur, diikuti oleh 400 mahasiswa, merupakan kegiatan akhir program pendidikan kepramukaan tersebut, dengan puncak acara penutupan program pada hari Minggu, 8 Juni 2014 yang akan datang.
semoga dengan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepramukaan melalui program ini akan membawa dampak positif bagi para mahasiswa yang nota bene akan menjadi guru ( bahkan sebagian sudah ada yang mengabdi sebagai pendidik/tenaga kependidikan di SD/SMP/SMA di Cianjur ), yang pada giliran akan memberikan kontribusi positif bagi pembinaan siswa / generasi muda melalui wadah gerakan pramuka.
selamat, kakak-kakak mahasiswa unsur,
good job , kakak-kakak pelatih pusdiklatcab Cianjur
saluut, buat civitas academica FKIP Unsur Cianjur..
Perkemahan FKIP UNSUR Cianjur 2014. @Sek.Kwarcab Cianjur.
3 Jun 2014
Giat Prestasi Daerah Sumatera Selatan Tahun 2014
Giat Prestasi Daerah Sumatera Selatan Tahun 2014. Mata lomba yang akan digelar yaitu :
- LTBB
- Lomba Asah Terampil
- Lomba Fotografi
- Poetry Reading Competition
- Lomba Komik Pramuka
- Scout Band Competition
26 Feb 2014
Bupati Singal: One Scout Ever Scout
Likupang – Bupati Minahasa Utara, Drs Sompie SF Singal MBA yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Minahasa Utara, menjadi Irup pada acara Peringatan Hari Baden Powel ke-157, tahun 2014, di Desa Batu, Kecamatan Likupang Selatan, Selasa (25/2/2014).
Gerakan Kepramukaan yang dirintis oleh Lord Baden Powell pada tahun 1907 dan dibawa masuk oleh Penjajah Belanda ke Indonesia tahun 1912. Sejak saat itu Gerakan Kepramukaan Indonesia bertumbuh dengan pesat dengan lahirnya berbagai organisasi kepramukaan di tanah air.
“Tentunya juga kita bangga karena terbitnya undang-undang nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang berarti organisasi kita telah memiliki payung hukum yang kuat,” jelas Bupati Singal.
Bupati Singal juga mengajak kepada seluruh jajaran Pramuka di Minut untuk selalu berupaya dan berdoa, rapatkan barisan, kompak demi kemajuan Lembaga Pendidikan Gerakan Pramuka di Minut.
“Saya juga berterima kasih kepada kakak-kakak Pembina Pramuka yang tetap setia menjalankan tugasnya dengan semangat One Scout Ever Scout – Sekali Pramuka Tetap Pramuka,” tegas Bupati Singal. Selesai upacara Bupati Singal melanjutkan kegiatan dengan penanaman jagung dan kelapa dilokasi yang telah disediakan.
[Sumber Berita : http://beritamanado.com/]
Pramuka Jadi Ekskul Wajib di Sekolah

SAMARINDA – Keberadaan Gerakan Pramuka di Indonesia masih sangat diperlukan. Begitu pula Gerakan Pramuka di Kaltim harus tetap eksis dengan berbagai kegiatan yang membanggakan. Bermacam kegiatan kepramukaan sangat penting dilaksanakan untuk pembinaan generasi muda.
Demikian diungkapkan Gubernur Kaltim Dr. H. Awang Faroek Ishak dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Dr. H. Sigit Muryono, pada Renungan Malam memperingati Hari Baden Powell (Bapak Pandu Sedunia) di Halaman Kantor Gubernur, Sabtu (22/2) malam.
“Renungan malam ini sangat penting dalam upaya kita menghayati dan memberikan penghargaan pada tokoh Pramuka Dunia, sekaligus untuk meningkatkan hubungan silaturahmi sesama anggota Pramuka dan menambah wawasan yang lebih luas lagi di bidang kepramukaan pada tunas-tunas muda dan generasi muda di Kaltim pada umumnya,” ungkapnya.
Dijelaskan, sejak beberapa tahun terakhir telah muncul gejala semakin lunturnya semangat dan rasa kebangsaan di kalangan kaum muda yang dapat dilihat antara lain dari rendahnya solidaritas sosial, menipisnya semangat bela negara serta semakin berkurangnya pemahaman kaum muda terhadap sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa. Bersamaan dengan itu, lanjut dia, ditemukan pula berbagai masalah yang terkait dengan semakin menurunnya akhlak dan budi pekerti kaum muda, seperti menipisnya sifat kejujuran, kurangnya sikap santun terhadap yang lebih tua, kurang menghargai pendapat orang lain, penyelesaian masalah dengan cara kekerasan, ingin menang sendiri serta tidak menerima kekalahan.
“Ditemukannya dua masalah ini tentu saja tidak menggembirakan. Sejarah telah menunjukkan bahwa kebutuhan suatu bangsa dimulai dengan menurunnya semangat dan rasa kebangsaan serta semakin lunturnya akhlak dan budi pekerti kaum muda,” jelasnya.
Untuk mengatasi masalah itu, menjadi sangat penting peranan pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter bagi kaum muda. Dalam kaitan ini, ia meyakini peranan Gerakan Pramuka sangat strategis dan penting.
Gerakan Pramuka akan menjamin terbentuknya watak, kepribadian dan akhlak mulia kaum muda.Pemprov Kaltim terus berupaya menggalakkan kegiatan Pramuka di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kaltim. Diantaranya dengan memasukkan kegiatan kepramukaan dalam ekstra kurikuler (ekskul) wajib di sekolah-sekolah.
“Apabila generasi muda dibina dan dibimbing maka tidak perlu khawatir terhadap berkembangnya perilaku negatif. Selain menjadi ekskul wajib di sekolah, setiap gugus depan (gudep) pramuka juga wajib menciptakan minimal 10 Pramuka Garuda yang bisa menjadi contoh yang baik bagi pramuka lainnya sesuai tingkatannya,” tambahnya.
Selain itu, saat ini juga sedang dilakukan revitalisasi Gerakan Pramuka, yang tujuan pokoknya adalah untuk mengaktifkan kembali gudep sebagai ujung tombak, untuk eksistensi Gerakan Pramuka, dan untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka. Sehingga, citra dan kinerja Gerakan Pramuka diharapkan semakin membaik dan minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka juga semakin meningkat.
“Mari kita lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka di Samarinda khususnya dan di seluruh Kaltim pada umumnya,” ajaknya.
Pada kesempatan itu, turut hadir Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kaltim M Hatta Zainal beserta jajaran Kwarda Kaltim. Renungan Malam memperingati Hari Baden Powell juga dimeriahkan dengan aksi keterampilan beberapa Gudep Pramuka di Samarinda.
25 Feb 2014
Upacara Apel Gelar Pasukan dan Pelantikan Kamabisaka dan Pimpinan Saka Wirakartika Tingkat Daerah
Gorontalo. Gerakan Pramuka Gorontalo terus menunjukkan eksistensinya untuk melatih dan membina generasi muda. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo, Kak Idah Syahidah. disela-sela pelaksanaan Apel Besar Peringatan Hari Boden Powell yang ke-157 tingkat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Lapangan Taruna Remaja, sabtu(22/2/14) Kota Gorontalo.
Dalam sambutannya, kak Idah menegaskan bahwa peran pramuka sangatlah penting dan besar dalam pendidikan karakter generasi muda yang berlandaskan sistim among dengan menerapkan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan dimasyarakat.
Dalam apel gelar senja ini juga ketua Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo, Kak Idah melantik Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) Wirakartika dan Pimpinan Satuan Karya Tingkat Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo. Kak Blesiu Popylus yang juga Dandim 1304 Gorontalo secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai kamabisaka wirakartika dan Kak Rusdiyanto Pombaile secara resmi dilantik oleh Kamabisaka Wirakartika sebagai Pimpinan Saka Wirakartika Daerah.
"semoga dengan pelantikan ini, kegiatan kepramukaan tidak hanya sampai pada acara seremonial saja melainkan mampu mengembangkan dan mendidik adik - adik pramuka khususnya tentangf matra darat" tegas kak Idah.
Dalam apel Gelar senja ini juga turut dimeriahkan atraksi-atraksi dari gudep-gudep yang hadir, antara lain Marcin Band SMP Maesa Gorontalo, Atraksio Yel - yel SMP 1 Limboto, atraksi Yel - yel peserta Saka Wirakartika, dan atraksi bongkar pasang senjata dari anggota saka Wirakartika.( Naya)
[sumber: Humas Kwarda Gorontalo/Naya]
30 Jan 2014
DKD Kaltim Siapkan Terbentuknya DKD Kalimantan Utara
Menyongong terbentuknya Kwartir Daerah dan Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Pengurus DKD Kalimantan Timur menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang diharapkan akan mengisi personalia di organisasi yang akan dibentuk nantinya.
“Kami sejak 2013 sudah memprogramkan adanya Kursus Pengelola Dewan Kerja di Bulungan. Karena mau tidak mau, Bulungan (ibukota Kalimantan Utara) ada DKD-nya, khusus di daerah utara,” ujar Dedy Mirwansyah,Ketua Dewan Kerja Daerah Kalimantan Timur.
Sementara ini, Dewan Kerja Cabang (DKC) kabupaten dan kota di Kalimantan Utara, masih mengikuti kegiatan yang dilaksanakan DKD Kalimantan Timur.
Untuk penyusunan program kerja tahun 2014, DKC se-Kalimantan Timur termasuk dari Kalimantan Utara mengikuti Sidang Paripurna Daerah Kalimantan Timur 2014. Hanya saja, dari Kalimantan Utara, sidang paripurna yang digelar di Samarinda, hanya diikuti DKC Kabupaten Nunukan yang diwakili Wakil Ketua DKC Juslina serta Sekretaris DKC Sabri dan DKC Kabupaten Bulungan yang diwakili Ketua DKC Rafian serta Sekretaris DKC Rio Ramadhani. Sementara DKC Kota Tarakan, DKC Kabupaten Tana Tidung dan DKC Kabupaten Malinau tidak hadir.
Dari Kalimantan Timur turut hadir DKC Kota Balikpapan, DKC Kabupaten Paser, DKC Kabupaten Berau, DKC Kabupaten Kutai Barat, DKC Kabupaten Kutai Timur, DKC Kabupaten Kutai Kartanegara, DKC Kota Samarinda dan DKC Kota Bontang.
Dedy mengatakan, sidang Paripurna Daerah Kalimantan Timur 2014 dilaksanakan guna memantapkan program kerja di tahun 2014. Ada dua agenda kegiatan besar tingkat daerah yang dilaksanakan, Perkemahan Wira Karya Daerah di Kabupaten Kutai Timur dan Raimuna Daerah di Kota Balikapapan.
“Pokok pembahasan kita tentunya pemantapan program kerja 2014,” ujarnya.
Pihaknya juga akan terus melakukan pengkaderan termasuk menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengisi DKD Kalimantan Utara nantinya.
“Tentunya kami juga terus melakukan monitoring teman-teman di DKC, jangan sampai ada daerah yang tidak ada DKC-nya. Peningkatan SDM terus kita lakukan,” ujarnya.
Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga ditekankan pada kegiatan-kegiatan yang bisa menjadi pedoman bagi Pramuka di seluruh Indonesia.
“Contohnya 2013 kami melaksanakan Kursus Pengelola Dewan Saka yang pertama di Indonesia. Ini digembar gemborkan agar diangkat ditingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga menekankan, sejak awal masa bakti DKD Kaltim pada 2011 lalu, kepengurusan periode itu telah melaksanakan berbagai pendidikan dan latihan. Selain itu, dilaksanakan kegiatan-kegiatan besar untuk Penegak dan Pandega di Kalimantan Timur.
“Adanya perkemahan-perkemahan besar menandakan Penegak Pandega di Kaltim lebih eksis dibandingkan Penegak Pandega daerah lainnya di Kalimantan,” ujarnya.
Sidang Paripurna Daerah Kalimantan Timur 2014 dibuka Minggu (26/1/2014) malam oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur M Hatta Zainal.
Kegiatan bertemakan "Raih Tujuan Dengan Bakti Yang Pasti" berlangsung 26-27 Januari 2014.
Sumber : http://dekadekaltim.blogspot.com/#
Sumber : http://dekadekaltim.blogspot.com/#
25 Jan 2014
Baden Powel Day Competition
Baden Powel Day Competition adalah ajang perlombaan yang digelar oleh Dewan Kerja Cabang Kota Samarinda dalam rangka Hari Badel Powel yang jatuh pada tangga 22 Februari nanti. kegiatan ini merupakan agenda Kwartir Daerah Kalimantan Timur dan dilaksanakan di 4 kota besar di Kalimantan Timur: Tarakan, Bontang, Balikpapan dan Samarinda.
16 Nov 2013
Guru Harus Ikut Pelatihan Kepramukaan
TANJUNG REDEB- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan kegiatan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Pramuka akan menanamkan pendidikan karakter bagi peserta didik. Program ini pun direspons Dinas Pendidikan Berau dengan mulai merancang berbagai terobosan dalam mengaktifkan kegiatan kepramukaan di setiap sekolah.
Mulai tingkat dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Namun untuk mendukung peningkatan program kepramukaan ini, harus juga didukung dengan sumber daya manusia (SDM), khususnya para guru yang menjadi pembina Pramuka di sekolah. Guru pun harus diikutkan dalam kegiatan pelatihan kepramukaan sebagai modal dasar menjadi pembina.
Menurut Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan, Sudirman, kepada media ini, Sabtu (16/11) kemarin, mengatakan pelatihan pembina Pramuka, khususnya Kursus Mahir Dasar (KMD) sudah seharusnya diikuti seluruh guru. Selama ini kegiatan kepramukaan hanya didampingi beberapa guru. Sehingga belum maksimal dalam pencapaian kegiatan kepramukaan.
“Ya sampai saat ini belum banyak guru yang sudah memiliki sertifikasi pelatihan kepramukaan,” ungkapnya. Menyikapi kondisi ini, ditegaskan, Sudirman pihaknya secara bertahap memprogramkan pelatihan bagi guru sebagai pembina Pramuka. Tidak hanya guru yang selama ini aktif memberikan pendampingan kepada peserta didik sebagai anggota Pramuka.
Namun pelatihan akan diberikan kepada seluruh guru baik di jenjang SD hingga SMA dan perguruan tinggi. “Kalau perlu semua tenaga kependidikan, termasuk staf tata usaha juga diikutkan pelatihan kepramukaan. Karena semua unsur di sekolah harus bisa menjadi pembina Pramuka,” jelasnya. Tidak hanya mengusulkan alokasi anggaran untuk program pelatihan bagi pembina Pramuka.
Namun Dinas Pendidikan, ditambahkan Sudirman, juga meminta kepada seluruh sekolah untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan dengan berbagai terobosan kegiatan yang edukatif dan menarik. Sehingga menjadi daya tarik peserta didik. Termasuk secara rutin menggelar kegiatan perkemahan, maupun Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di lingkungan sekolah maupun perkemahan gabungan dengan beberapa gugus depan sekolah.
“Dengan kegiatan ini tidak hanya membentuk karakter peserta didik, namun juga menciptakan peserta didik yang terampil dan mandiri,” terangnya. Kegiatan kepramukaan yang menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah ini pun mendapat respons Bupati Berau Makmur HAPK yang memberikan dukungan penuh dalam pengembangan kepramukaan di semua jenjang di sekolah.
Munurut Makmur, kegiatan Pramuka akan lebih memberikan pendidikan moral kepada generasi muda. Di samping pentingnya pendidikan akademik. “Dari Pramuka akan belajar disiplin, etika, norma dan sopan santun serta kebersamaan yang membentuk karakter generasi muda,” tandasnya.(hms6/one/k7)
Sumber : Kaltim Pos
Sumber : Kaltim Pos
10 Nov 2013
STAIN Gelar Kreativitas Tanpa Batas
MESKI Hari Sumpah Pemuda telah berlalu, tak menyurutkan semangat para mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Samarinda untuk memperingatinya.
Khususnya para anggota yang tergabung pada Dewan Rancana Sultan Sulaiman – Aminah Syukur 09.013-09-014 Pangkalan STAIN Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka ini.
Acara ini bertajuk Jumpa Ria Pramuka (Jurika) dengan mengusung tema Membangun Kreativitas Tanpa Batas. Diselenggarakan pada Sabtu (9/11) lalu, di Auditorium Stain Jalan Abul Hasan dimulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita.
Wenni Agista selaku Ketua Dewan Racana Putri, menerangkan kegiatan ini diadakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan merayakan HUT ke-52 Pramuka (13/8) lalu.
Kegiatan ini juga dihadiri dari tingkat penggalang penegak se-Kota Samarinda. Sekitar 62 peserta dari perwakilan SMP dan SMA. Dengan satu regu terdiri dari 4 orang perwakilan setiap sekolah.
“Kita ingin memeriahkan HUT pramuka dan memperingati hari Sumpah Pemuda. Kita harap semangat pemuda dan pramuka tetap ada dalam jiwa para remaja kita,” terangnya.
Menurutnya, acara ini diadakan rutin setiap tahunnya. Dengan maksud agar para pemuda khususnya pramuka dapat mengapresiasikan dan membangun kreativitasnya tanpa. Serta memperkenalkan Gugus Depan STAIN Samarinda.
“Kegiatan ini juga diadakan dengan berbagai rangkaian perlombaan seperti, lomba majalah tongkat, lomba pesan berantai, dan lomba maket miniatur bangunan STAIN,” tambah Wenni.
Beberapa perlombaan tersebut cukup di bilang unik. Seperti lomba pesan berantai yang tidak menggunakan bahasa Indonesia atau pun Bahasa Inggris. Melainkan lomba ini menggunakan sandi-sandi pramuka, seperti sandi kotak, sandi jam, sandi morse, serta sandi semapur.
“Lomba pesan berantai ini kita adakan dengan menggunakan sandi pramuka, artinya tidak hanya bahasa Indonesia saja tetapi bahasa daerah juga seperti Bahasa Banjar, Bahasa Jawa, Bahasa Bugis dan sebagainya,” ungkapnya.
“Semoga akan ada Jurika ke-3 di tahun berikutnya dan lebih besar lagi dari Jurika 1 dan 2 serta lebih baik lagi,” harapnya.
Sementara itu, M Salehudin Pembina Pramuka STAIN saat ditemui setelah acara tersebut, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang positif.
“Kegiatan ini membangun nilai karakter dalam jiwa generasi muda. Di antaranya kebersamaan, gotong royong, pengetahuan, keuletan dan juga kejujuran,” katanya.
Menurutnya, kreatif yang diangkat pada kegiatan ini adalah pengembangan kreativitas. Untuk menjadi generasi yang tangguh, kreatif, unggul dan tentu anti narkoba dan anti terhadap kegiatan yang merusak moral dan mental.(rm-4/ici)
JURIKA II Tahun 2013
Kegiatan JURIKA II Tahun 2013, kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka merayakan HUT Pramuka yang ke-52 Tahun dan Sumpah pemuda. Dalam kegiatan ini digelar beberapa Lomba untuk Tingkat Penggalang dan Penegak Se-Kota Samarinda. Kegiatan ini mengambil Tema "Membangun Kreatifitas Tanpa Batas" dimana diharapkan peserta JURIKA dapat menyalurkan kreatifitasnya tanpa ada batasan dengan semangat pemuda Indonesia.
JURIKA (Jumpa Ria Pramuka) merupakan agenda kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Racana Sultan Sulaiman-Aminah Syukur Pangkalan STAIN Samarinda. JURIKA Kali ini merupakan JURIKA kedua yang diadakan oleh Pramuka STAIN. Sebelumnya di JURIKA pertama Lomba yang diangkat adalah Lomba Pionering Tingkat Penggalang, kali ini di JURIKA II Reka kerja mengadakan Lomba Pesan Berantai dan Majalah Tongkat (Matong) untuk Tingkat Penggalang dan Lomba Maket Miniatur Kampus STAIN Samarinda untuk Tingkat Penegak.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari sabtu 09 November 2013 cukup meriah, hal ini terlihat dari antusias peserta yang mengikuti setiap cabang Lomba yang digelar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari sabtu 09 November 2013 cukup meriah, hal ini terlihat dari antusias peserta yang mengikuti setiap cabang Lomba yang digelar.
Kegiatan yang dibuka oleh Kak Salehudin selaku pembina Gudep 09.013 ini diakhiri oleh Pengumuman Pemenang untuk setiap lomba. Untuk lomba Maket Miniatur Kampus STAIN Samarinda Juara pertama dimenangkan oleh Gugus Depan Al-Hiro pangkalan SMK Al-Ahzar. Untuk Lomba Majalah Tongkat dan Pesan Berantai juara pertama diperoleh Gugus Depan MTS Darussalam.
28 Sep 2013
Lomba Kepramukaan Tingkat II Kwarran Sumur Bandung 2013
Ketua Kwarran Sumur Bandung, Drs. Hendro Prakoso saat membagikan lembar soal lomba penjelajahan kepada beberapa regu penggalang putri dalam kegiatan hari ke-2 Lomba Kepramukaan Tingkat (LT) II Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Sumur Bandung 2013 di lapangan Sekolah Dasar (SD) Kartika I Siliwangi, Jalan Bangka Bandung, Minggu (29/9/2013). Kegiatan yang dilaksanakan dari 28-29 September 2013 tersebut diikuti 200 lebih pramuka penggalang putra-putri dari beberapa pangkalan SD dan SMP se-Kecamatan Sumur Bandung. “LT sendiri merupakan aplikasi manajemen regu latihan kepramukaan pramuka penggalang di ajang lomba, jadi sudah pasti yang manajemen regunya baik itulah yang jadi pemenang lomba,” ujar kak Hendro disela-sela kegiatan. Usai LT II, Kwarran Sumur Bandung hingga akhir Desember 2013, berencana mengadakan beberapa kegiatan kepramukaan lainnya.” Program Kwarran Sumur Bandung selanjutnya, kita mengadakan pesta Siaga, karangpamitran, dan akhir tahun 2013 ada KMD untuk para pembina pramuka baru dan latihan gabungan penegak,” lanjut kak Hendro. Diantara seluruh jumlah peserta LT II Kwarran Sumur Bandung 2013 yang ikut, SD Merdeka 5 Bandung paling banyak mengirimkan regu penggalang putra-putrinya.” Motivasi mengikuti Kegiatan ini, bagi kami bukan karena lombanya, tapi sebagai ajang silaturahmi antar gugus depan sekaligus mempraktekan langsung hasil latihan yang selama ini telah diterima di pangkalan serta mencoba memupuk jiwa berkompetisi kepada peserta didik, “ ucap kak Mohammad Yani selaku Pembina Putra pangkalan SD Merdeka 5 Bandung. Selain itu, ingin mengejar ketinggalan kegiatan dan prestasi kepramukaan.” Kita ingin semua kegiatan pramuka di wilayah sumur Bandung diikuti, termasuk ingin di tahun 2015 salah satu perwakilan dari SD Merdeka 5 Bandung dapat berpartisipasi dalam kegiatan Jambore Dunia di Jepang,” harap kak Yani yang saat ini sedang mengadakan latihan bagi pasukan pengibar bendera di sekolah serta berencana akan mengadakan kembali Gebyar Pramuka SD Merdeka 5 Bandung ke-2 di bulan Desember 2013. (TP)
Sumber : Kwarcab Kota Bandung
Sumber : Kwarcab Kota Bandung
16 Sep 2013
Saka Wira Kartika Raih Empat Gelar
SENDAWAR – Saka Wira Kartika Gerakan Pramuka Kubar meraih empat gelar di pembukaan peran Saka Kaltim, di Bumi Perkemahan Solomon, Malinau, 21-24 Agustus lalu. Acara digelar untuk memperingati HUT ke-52 Gerakan Pramuka. Sukses tim Saka Wirakartika binaan Kodim 0912 Kubar disambut dalam upacara di halaman belakang Kodim 0912 Kubar, beberapa waktu lalu. Acara dipimpin Dandim 0912 Kubar Letkol Inf Deni Rejeki disaksikan sejumlah anggota TNI, pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kubar. Tim Saka Wira Kartika Kubar terdiri sepuluh anggota Pramuka putra-putri, serta dua pendamping.
Keempat penghargaan tersebut yaitu, juara I lomba lagu daerah, juara I stan pameran gabungan Korem 091/ASN, juara III desain logo Kalimantan Utara (Kaltara), dan piagam serta plakat sebagai Saka terbaik. Atas hasil tersebut Dandim 0912 Kubar Letkol Inf Deni Rejeki mengaku gembira karena pertama kali ikut sudah meraih prestasi menggembirakan. “Tim sudah dilatih dan disiapkan mengikuti kegiatan di Malinau, dan ternyata memperoleh hasil membanggakan, membuat harum nama Kubar,” katanya.
Menurut dia, berarti materi selama pelatihan di Kodim 0912/Kubar sangat dibutuhkan di lokasi kegiatan. Ketika mereka ikut, ternyata tidak memalukan. Malah membawa nama baik Kubar. Pembinaan terhadap Saka Wira Kartika Kubar terus dilakukan setiap dua minggu sekali di bawah pembinaan dan latihan di Kodim 0912/Kubar. Saka Wira Kartika Kubar harus terus dapat dibina, jangan sampai terputus.
Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kubar Agus Afifudin mengaku, bangga dengan keberhasilan Saka Wira Kartika Kubar. Bahkan cukup terkejut ketika mengetahui prestasi tersebut. Semula hanya ditargetkan satu gelar juara saja. Prestasi ini sangat membanggakan, karena target awal hanya satu gelar. Paling membanggakan adalah prestasi menjadi juara I Saka terbaik, dan 2 gelar lainnya juara 1 yaitu lagu daerah, dan stan pameran gabungan Korem 091/ASN.
Yang unik, menurut Agus, keberhasilan Saka Wira Kartika mencuri gelar juara III lomba desain logo Kaltara. “Para anggota tim belum pernah diberikan materi tentang desain logo Kaltara, tapi bisa meraih juara ketiga, saya yakin ini merupakan kreativitas anggota Saka Wira Kartika Kubar,” kata Agus. Ia memberikan apresiasi kepada Dandim 0912 Kubar selaku pamong dan pembina atas jerih payah melatih anggota Pramuka Kubar yang tergabung dalam Saka Wira Kartika Kubar.
Ketua tim Saka Wira Kartika Zainuddin mengatakan, dari awal datang berusaha menang. Walaupun terlambat dalam pengerjaan, tapi dapat memperoleh juara. Regenerasi Saka Wira Kartika Kubar diperlukan, karena beberapa anggota Saka termasuk dirinya akan kuliah keluar daerah.
Sumber : Kaltim Post
8 Sep 2013
Perkemahan Pelantara III Nasional di Kaltim Berakhir
Starberita - Jakarta, Perkemahan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) III Tingkat Nasional yang telah berlangsung selama tiga hari di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, telah berakhir dan ditutup dengan suatu upacara, dengan Inspektur Upacara H.M Hatta Zainal dari Kwarda Kabupaten Berau, di Berau, Kaltim, Sabtu (7/9).
Sebagai Komandan Upacara pada upacara penutupan perkemahan tersebut, Putri Handayani, kontingen dari Kwarda Lampung yang merupakan siswi dari salah satu sekolah menengah atas di Lampung.
Acara yang merupakan salah satu bagian dari kegiatan Sail Komodo 2013 ini, selain bertujuan untuk saling mengenal perbedaan satu dengan yang lain, rasa cinta kebaharian, dan disiplin pribadi, juga bertujuan untuk membangun semangat jiwa nasionalisme sebagai bekal pemimpin masa depan.
Kegiatan pelayaran dengan menyinggahi beberapa wilayah daerah ini sekaligus memperkenalkan bagian terluar wilayah NKRI yang perlu mendapat perhatian dari seluruh WNI termasuk para peserta Pelantara yang di dalamnya terdiri dari generasi muda, serta mengenalkan kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam baik budaya maupun kehidupan sosialnya.
Sore harinya, para peserta Pelantara III 2013 yang berjumlah 531 orang ini berlayar dengan menggunakan KRI Surabaya-591, menuju Kwandang, Sulawesi Utara, untuk melakukan kegiatan yang sama, dipimpin Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pelantara III Kolonel Laut (P) Drs. Barkah Suheryanto.(REL/MBB)
Sumber : starberita.com
21 Agu 2013
Perkemahan Pelantara III di Tanjung Batu Rangkaian HUT ke-52 Pramuka dan Festival Derawan
TANJUNG REDEB. Perkemahan lebih dari seribu anggota Pramuka yang tergabung dalam kegiatan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) III di Kampung Tanjung Batu Kecamatan Pulau Derawan akan menjadi agenda pertama rangkaian Festival Derawan 2013 pada awal September mendatang.
Kehadiran anggota pramuka dari beberapa provinsi se- Indonesia ini juga menjadi rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Gerakan Praja Muda K
arana (Pramuka). Tidak hanya dari provinsi lain, namun perwakilan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dipastikan memeriahkan even nasional ini. Untuk memantapkan seluruh rangkaian kegiatan panitia pelaksana, di bawah pimpinan Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat Setkab Berau, Abdurrahman, menggelar rapat persiapan perkemahan di ruang rapat Kakaban Setkab Berau, Kamis (15/8).
arana (Pramuka). Tidak hanya dari provinsi lain, namun perwakilan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dipastikan memeriahkan even nasional ini. Untuk memantapkan seluruh rangkaian kegiatan panitia pelaksana, di bawah pimpinan Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat Setkab Berau, Abdurrahman, menggelar rapat persiapan perkemahan di ruang rapat Kakaban Setkab Berau, Kamis (15/8).
Rapat difokuskan untuk membahas berbagai persiapan mulai keamanan, tranportasi, akomodasi hingga konsumsi.
Tidak hanya diikuti pengurus Kwarcab Berau, namun rapat dihadiri beberapa pimpinan satuan kerja perangkat daerah yang terlibat langsung dalam kegiatan. Seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, maupun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,serta jajaran TNI Angkatan Laut.
Kegiatan pelayaran dengan menyinggahi beberapa kota ini sekaligus memperkenalkan bagian terluar wilayah NKRI yang perlu mendapat perhatian dari seluruh WNI termasuk para peserta Pelantara yang di dalamnya terdiri dari Generasi Muda. Serta mengenalkan kehidupan masyarakat indonesia yang beragam baik budaya maupun kehidupan sosialnya. “Ini bagian kegiatan promosi pariwisata dan kita sebagai tuan rumah harus bisa menyukseskan acara ini,” ungkap Asisten III, Abdurraman.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan menurutnya, antara lain perlengkapan dan transportasi, penyediaan lokasi perkemahan, penyediaan sarana air dan tempat MCK (mandi, cuci, kakus) penyediaan sarana penerangan, penyediaan sarana upacara panggung kehormatan, podium, mic, penyediaan sound system di upacara dan panggung hiburan. “Bapak Bupati (Makmur HAPK) menegaskan tiga hal perlu kita perhatikan, tranportasi, akomodasi dan konsumsi,” tandasnya
Peserta perkemahan Pelantara III yang akan datang menggunakan KRI Makassar diperkirakan mencapai seribu orang. Sementara dari Kwarcab se-Kaltim diperkirakan mencapai 192 orang, ditambah dengan perwakilan dari beberapa pramuka satuan karya sekitar 70 orang. “Untuk Kwarcab Berau, kami perkirakan yang terlibat sekitar 288 anggota pramuka,” sebutnya
Rute Pelantara III mulai dari Surabaya, Jakarta, Makassar, dan berakhir di Tanjung Batu. Selanjutnya setelah perkemahan berakhir, pelayaran berlanjut ke Kwandang, Makassar, Jakarta dan kembali ke Makkasar Surabaya. Jadwal perkemahan direncanakan 4 hingga 7 September mendatang.
Sumber : Kaltim Post
Sumber : Kaltim Post
Langganan:
Postingan (Atom)






















